Duduk aku bersama senin yang suguhkan teh berasa manis dan asam dilidah
bercerita dia tentang ketegasan dan keteguhan semasa belia
dan aku tertawa berkata terlampau tak muda sekarang
Senin mendelik, mlerok dan merengut lalu bertanya
pantasnya berapa usia yang ku takarkan pada perjumpaan
....aku terdiam
lalu senin memanggil rabu untuk duduk bersama
aku bergumam..
terlampau serakah memanggil rabu sedangkan selasapun enggan berbincang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar