MY POEM BLOG
perjalananku dipenuhi huruf huruf yang bertaburan... aku hanya menyusunnya agar menjadi bermakna
- Rosalia Rachma Rihadiani
- kata ibuku namaku berarti sebuah anugerah berupa untaian bunga mawar .....semoga menjadi anugerah juga untuk orang lain.
dan huruf huruf itupun kususun.....
Rabu, 08 Agustus 2012
kepada hati
cukupkan sampai disini wahai hati
airmata dan tangis tiada henti
cukupkan sampai dibatas malam tadi.
jika cinta memang cukup untuk cinta
maka cukupkanlah....
wahai hati...tiada penatkah terus meratapi
pelbagai kisah yang tak mungkin disingkiri
maka sudahlah...berbenah diri
menata nurani...
menatap hari dengan senyum yang gemintang
berpendar !!!!!
simpan kembali seperti hari - hari kemarin
langkah berdarah dan hati yang terserak
simpan dalam bilik jiwa terdalam !!
kembalilah belajar dari lautan
tiada mudah memang bertahan
tiada darah yang takkan menetes dari yang terkoyak
nikmati saja....syukuri saja
sembari memohon kepada Pencipta
bolehkah jiwa genap berbahagia dimasa yg tiba
Jumat, 03 Agustus 2012
kebas
menusuk perlahan sampai sakitnya terasa sangat dalam
perih sudah Gusti ...perih...
katakan kepadaku Semesta bagaimana kuharus membakar rasa dan asa
supaya tak lagi kurasa segala cinta
inginku hanya sederhana,
untuk tak lagi punya rasa...
maka akan kutempuh segala peristiwa dengan biasa
biarkan saja matahari membakar
biarkan saja hujan menghunjam raga
biarkan..biarkan saja
maka aku akan tetap berjalan
menempuh jalan yang sudah Kau berikan
Selasa, 21 September 2010
belum ada judul
jalan setapak dibelakangku bercerita
tentang peluh yang menetes seirama ayunan langkah
ini kisah pilu
bahkan mengiris bak sembilu
tak kau mengerti gemetar nurani
manakala pengakuan kau ungkap melalui jemari
tak ada ruang seluas celah
bagiku untuk juga berungkap.....
bahwa cinta yang mekar
menendang dada
tentu tak kau tahu
aku sembunyikan dalam awan sore itu
biar jatuh menjadi hujan
meresap ke tanah menjadi tiada
tentang peluh yang menetes seirama ayunan langkah
ini kisah pilu
bahkan mengiris bak sembilu
tak kau mengerti gemetar nurani
manakala pengakuan kau ungkap melalui jemari
tak ada ruang seluas celah
bagiku untuk juga berungkap.....
bahwa cinta yang mekar
menendang dada
tentu tak kau tahu
aku sembunyikan dalam awan sore itu
biar jatuh menjadi hujan
meresap ke tanah menjadi tiada
Selasa, 27 Juli 2010
Jangan sebut ini cinta
Biruku itu rindu
jangan berikan warna lain ...nanti menjadi kelabu !!!
biarkan saja
tak usah bicara
tak bisakah kau pahami heningku
atau mungkin kau pura pura tak tahu...
..............
bukan...bukan..
jangan sebut itu cinta
bahkan aku tak berani memberinya nama
ya....bukan karena apa
tapi nanti bisa hilang makna
..............
Mari duduk diberanda sukma
dan pahami tentang yang tak bernama
namun ada...nyata .....
hahahahahaha.....
jangan bilang tak kau rasa...ada yang bicara dari cahaya mata.
...............
maka aku memilih jalan
membiarkan yang tak bernama ini ada
jika mungkin waktu akan mengubah
menjadi bentuk yang lebih indah.
jangan berikan warna lain ...nanti menjadi kelabu !!!
biarkan saja
tak usah bicara
tak bisakah kau pahami heningku
atau mungkin kau pura pura tak tahu...
..............
bukan...bukan..
jangan sebut itu cinta
bahkan aku tak berani memberinya nama
ya....bukan karena apa
tapi nanti bisa hilang makna
..............
Mari duduk diberanda sukma
dan pahami tentang yang tak bernama
namun ada...nyata .....
hahahahahaha.....
jangan bilang tak kau rasa...ada yang bicara dari cahaya mata.
...............
maka aku memilih jalan
membiarkan yang tak bernama ini ada
jika mungkin waktu akan mengubah
menjadi bentuk yang lebih indah.
Minggu, 06 Juni 2010
ingin menembus masa depan
Duduk aku bersama senin yang suguhkan teh berasa manis dan asam dilidah
bercerita dia tentang ketegasan dan keteguhan semasa belia
dan aku tertawa berkata terlampau tak muda sekarang
Senin mendelik, mlerok dan merengut lalu bertanya
pantasnya berapa usia yang ku takarkan pada perjumpaan
....aku terdiam
lalu senin memanggil rabu untuk duduk bersama
aku bergumam..
terlampau serakah memanggil rabu sedangkan selasapun enggan berbincang
bercerita dia tentang ketegasan dan keteguhan semasa belia
dan aku tertawa berkata terlampau tak muda sekarang
Senin mendelik, mlerok dan merengut lalu bertanya
pantasnya berapa usia yang ku takarkan pada perjumpaan
....aku terdiam
lalu senin memanggil rabu untuk duduk bersama
aku bergumam..
terlampau serakah memanggil rabu sedangkan selasapun enggan berbincang
Sabtu, 27 Februari 2010
Sebut aku
Sebut aku dalam lipatan sujudmu sahabat....
Agar ringan nuk di bahuku
Dengan segala sadar dan hakikatku
Sungguh kuingin ada dalam rengkuhan litanimu....
Mesra menggelayut dalam pasrah kepada Yang Empunya Segala....
Segala nista yang kerap dinilai mulia
oleh manusia.....kuakukan dalam teduh bayangan suaramu...
dan sampai aku pada tanya,
Apakah mungkin kita bersua dipintu yang sama...
Aku yang empunya serenade dosa
Luluh lantak dalam kibas pengelekan, bahkan jikalau lututku berdarah...aku tak yakin bersua...
Maka semampu aku meminta..
Sebut aku dalam doamu...
Agar ringan nuk di bahuku
Dengan segala sadar dan hakikatku
Sungguh kuingin ada dalam rengkuhan litanimu....
Mesra menggelayut dalam pasrah kepada Yang Empunya Segala....
Segala nista yang kerap dinilai mulia
oleh manusia.....kuakukan dalam teduh bayangan suaramu...
dan sampai aku pada tanya,
Apakah mungkin kita bersua dipintu yang sama...
Aku yang empunya serenade dosa
Luluh lantak dalam kibas pengelekan, bahkan jikalau lututku berdarah...aku tak yakin bersua...
Maka semampu aku meminta..
Sebut aku dalam doamu...
Sabtu, 30 Januari 2010
akhir Januari 2010
tentang 2 anak adam dan hawa yang saling mencintai tapi tak pernah menemukan jalan untuk saling menggenggam jemari....(terinspirasi dari seorang kawan )
sudah berapa kata "tapi"
dan bersembunyi....
agar mimpi tak berhiasi
tak urung juga
menggigit sudut nubari
pedihnya menyeruak menyebar bak bisa
tak tertahan
..........
menghiba dan bertanya
kali keberapa sakit dalam asmara
sia sia !!!
sudah berapa kata "tapi"
dan bersembunyi....
agar mimpi tak berhiasi
tak urung juga
menggigit sudut nubari
pedihnya menyeruak menyebar bak bisa
tak tertahan
..........
menghiba dan bertanya
kali keberapa sakit dalam asmara
sia sia !!!
Langganan:
Postingan (Atom)
