sejenak langkah terhenti
fajar dini ini tak terdengar kicau burung
tak terasa lembut angin mengecup kulit
hanya bulan teramat cantik berhias bintang bertaburan
diam..sunyi membelit ............
bertanya pada diri
mengapa berhenti bersajak...
kuasa tak ada untuk sejenak berpaling
biru sudah warna ujung jalan berkabut itu,
temaram namun sekarang jelas terlihat.....
tiada yang bisa mengubah arah dan memang mestinya tidak
....................
berlutut aku dihadapan Pencipta
dibawah Kaki Yang Maha Kuasa...tempat segala cinta berasal
dipangkuan Bunda yang senantiasa menemani
bulir bulir doa terucap seiring
asap tipis lilin mungil di genggaman
atas sebuah perasaan tak bernama
.................
jalan perutusan telah memanggil
dan jarak pasti terbentang...jauh...sangat jauh......
harapku
jangan menjauh dari jiwa.
semoga

Tidak ada komentar:
Posting Komentar