duduk bersamaku
dan dengarkan saja gelisah yang tak bertuan ini....
lalu nyanyikan lagu yang menenangkan itu
.....................................................
kalau tak mau, cukupkan senyum dan genggam jemariku
bahkan sosokmu saja mampu menentramkan gelombang gelisahku
.....................................................
Tidak...kau memang tak semulia itu...
dalam tawa dan canda, umpatan atau lembut suara
kamu menentramkan dengan caramu yang bersahaja
dalam keseharian yang biasa saja
..............jika jarak itu akhirnya terbentang........
jejakmu yang biasa akan menjadi prasasti luar biasa di jiwa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar