
Demikian banyak cahaya, demikian banyak suara dan aku mencoba untuk terus mencari cahayaMu Bapa...terkadang demikian samar....dan akupun mengikuti cahaya yang salah. Terimakasih karena Kau tak pernah membiarkanku terlampau jauh tersesat.
Terimakasih karena menjadi mercusuar yang terang menyala manakala badai menghantam perahu kecilku.
Terimakasih karena memelukku erat ketika tubuhku tak kuat menahan panas godaan dan dingin rayuan.
Aku tahu meskipun badai menerjang Kau tak pernah tinggalkanku...Kau menemani jatuh bangun kehidupanku.
Terimakasih karena menjadi mercusuar yang terang menyala manakala badai menghantam perahu kecilku.
Terimakasih karena memelukku erat ketika tubuhku tak kuat menahan panas godaan dan dingin rayuan.
Aku tahu meskipun badai menerjang Kau tak pernah tinggalkanku...Kau menemani jatuh bangun kehidupanku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar