lalu kutemukan diriku pada padang kenyataan
tentang banyak peristiwa yang membalut setiap jengkal hari
menjadikannya sebuah pengalaman hidup.
Pada titik pemahaman bahwa Allah menciptakan segala hal yang ada
di alam semesta.....bahwa
setiap titik disentuh oleh Kuasa Allah apapun adanya.
Lalu mengapa tak saling menghormati perbedaan apapun perbedaan itu
darimana ukuran beradab dan tidak beradab? sehingga manusia bisa sesumbar
kepercayaannya yang paling benar.....
aku diam dalam permenungan
perjalananku ini membuatku bertemu dengan kekayaan yang Allah biarkan juga untuk tumbuh,
kekayaan yang disatu sisi disebut budaya dan disisi lain disebut takhayul ....sekali lagi apapun itu adalah hasil karya manusia ciptaan Allah juga.
Ini seperti satu keping uang dengan 2 sisi.....
Allah , aku hanya minta karunia kebijaksanaan untuk memahami tanpa menyakiti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar