Tuhan menegurku dengan lembut
lewat wanita tua penjual sapu disudut jalan itu.
Terkantuk dan menahan panas, wajahnya coba disembunyikan dalam caping tua.
Tuhan menegurku dengan lembut
lewat ciuman haru wanita itu manakala kubeli semua sapunya
dengan rupiah yang biasa aku pakai untuk parkir dalam sehari
Tuhan menegurku dengan lembut
lewat ucapan syukur tak terkira dari wanita tua yang merasa tertolong hidupnya untuk beberapa hari dengan rupiahku
dan aku diam
Tuhan terimakasih untuk teguranmu
siang ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar