
memandang aku pada hamparan padang dibawah
menyimak jejak yang tampak pada punggung gunung hidupku
entah berapa banyak air mata, keringat dan tawa.....
aku hanya memilih jalan ini untuk sampai ke puncak.
Tapi puncak itu sepi.....
aku baru menyadari....
tak boleh berbalik berlari menuruni
aku harus mencari puncak lain
agar tak lagi sepi.
menyimak jejak yang tampak pada punggung gunung hidupku
entah berapa banyak air mata, keringat dan tawa.....
aku hanya memilih jalan ini untuk sampai ke puncak.
Tapi puncak itu sepi.....
aku baru menyadari....
tak boleh berbalik berlari menuruni
aku harus mencari puncak lain
agar tak lagi sepi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar